Penulis : Abilawa Sakti Anindyajati
Magelang, (29/07/2024) – Informasi kesehatan gigi dan mulut di kalangan masyarakat dapat tersebar melalui mulut ke mulut. Ibarat pisau bermata ganda, hal ini dapat menjadi baik maupun buruk. Tentunya, menjadi buruk apabila informasi yang tersebar merupakan informasi yang tidak benar atau biasa dikenal mitos. Sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan gigi dan mulut masyarakat, perlu penguatan kapasitas masyarakat untuk cermat tanggap terhadap mitos.
Melihat kesempatan ini, Abilawa Sakti Anindyajati sebagai salah satu anggota mahasiswa KKN Tim II Undip 2023 Desa Tampingan, mengusung program berjudul Peningkatan Kapasitas Keluarga untuk Cermat Tanggap terhadap Mitos Kesehatan Gigi. Program ini ditujukan pada sasaran keluarga melalui kegiatan PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga)
Program ini berisi kegiatan penyuluhan dan edukasi yang dilakukan di rumah salah satu anggota PKK (Bu Aniyah). Keseluruhan penyuluhan berisi terkait mitos kesehatan gigi yang sering terdengar dan fakta dibaliknya. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme audiens yang ramai. Diskusi juga sempat terjadi dan berlangsung ceria dan aktif. Audiens ibu-ibu PKK menerima materi dengan baik.
Program ini diharapkan dapat menjadi upaya peningkatan kesehatan gigi dan mulut melalui penguatan kapasitas kewaspadaan dan cermat terhadap mitos kesehatan gigi di Desa Tampingan. Pendekatan yang dilakukan melalui anggota PKK diharapkan bisa memberdayakan keluarga.